Edukasi Masyarakat Mengenai Budidaya Ikan Sistem Bioflok untuk Ketahanan Pangan

Edukasi Masyarakat Mengenai Budidaya Ikan Sistem Bioflok untuk Ketahanan Pangan

Authors

  • Indra G. Ahmad Universitas Negeri Gorontalo
  • Mita Alvionita Universitas Negeri Gorontalo
  • Riska Puluhulawa Universitas Negeri Gorontalo
  • Dewi Nuryanti Fazrin Universitas Negeri Gorontalo
  • Atma Jaya Salman Muin Universitas Negeri Gorontalo
  • Rahmat Taufik R. L. Bau Universitas Negeri Gorontalo
  • Iin Susilawati Lantu Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Budidaya Lele, bioflok

Abstract

Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok merupakan salah satu inovasi teknologi yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan produktivitas perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik budidaya lele berbasis bioflok, mulai dari tahap penyadaran, peningkatan kapasitas, hingga pendayagunaan. Metode pelaksanaan mencakup penyampaian materi secara langsung melalui sosialisasi, diskusi interaktif, serta praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi persiapan kolam, pemilihan benih berkualitas, pengelolaan pakan dan kualitas air, serta teknik panen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem bioflok mampu mengaktifkan kembali kolam yang sebelumnya tidak produktif, meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mengurangi angka pengangguran. Selain itu, masyarakat mulai melihat budidaya lele sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat mampu menerapkan teknologi bioflok secara mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

References

Adharani N, Soewardi K, Syakti AD, Hariyadi S. 2016. Manajemen kualitas air dengan teknologi bioflok: studi kasus pemeliharaan ikan lele (Clarias Sp.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia. 21(1): 35-40.

Faridah, F., Diana, S. and Yuniati, Y. 2019. Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Bioflok Pada Peternak Ikan Lele Konvesional. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), pp. 224–227. Available at: https://doi.org/10.31960/caradde.v1i2.74.

Firmansyah, H., Mariani., Hanifah, L. 2024. Modul Ajar Metode Dan Teknik Penyuluhan Pertanian Digital. pp. 1–41.

Ismael, Y.I. 2019. Metode dan Teknik Penyuluhan Pertanian. Penerbit ; manggu Makmur Tanjung Lestari. Bandung. 112p.

Leilani, A., Nurmalia, N., Patekkai, M. 2015. Efektifitas Penggunaan Media Penyuluhan (Kasus pada Kelompok Ranca Kembang Desa Luhur Jaya Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Provinsi Banten). Jurnal Penyuluhan kelautan dan perikanan Indonesia. 9(1). 43-54.

Ma’ruf, I. 2016. Budidaya Lele Sistem Bioflok Solusi Ketahanan Pangan Masyarakat Perkotaan. Societa.2(.) pp. 82–86.

Pramono, T. B., Marnani, S., & Sukanto, S. (2018). Transfer teknologi bioflok pada budidaya ikan lele: Upaya peningkatan produktivitas usaha yang ramah lingkungan. Agromix, 9(2), 83-88.

Rizal, A., Yustiati, A., Suryana, A. A. H., & Putro, R. D. (2018). Analisis komparasi keragaan usaha budidaya Ikan Lele Mutiara (Clarias Gariepinus) dengan dan tanpa sistem bioflok. Jurnal Perikanan Unram, 8(1), 65-70.

Rustandi, Y., Warnaen, A. 2019. Buku Ajar Media Penyuluhan. Pusat Pendidikan Pertanian. Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian. Kementerian Pertanian.

Ubadillah A dan Hersoelistyorini W. 2010. Kadar protein dan sifat organoleptik nugget rajungan dengan substitusi ikan lele (Clarias gariepinus). Jurnal Pangan dan Gizi. 1(2): 45-54.

Downloads

Published

01-10-2025

Issue

Section

Articles
Loading...